ADV150 dan Strategi Baru AHM

Jul 22

AHM merilis motor baru ADV150 pada 18 Juli 2019 lalu pada hari pertama even tahunan GIIAS. Video dan gambarnya lantas viral dan hangat diperbincangkan hingga saat tulisan ini dibuat. Yang menarik bagi saya ini seperti AHM mulai keluar dari pakem marketingnya. Sebagai market leader dengan market share hampir 80% saat ini selama bertahun-tahun AHM hampir tidak pernah menciptakan pasar baru.

Coba ingat-ingat AHM itu selalu membiarkan kompetitor yang menciptakan pasar, kalau bagus dia nyemplung lalu mengambil hampir semuanya. Dan itu smart, hemat biaya riset cukup wait and see lalu “bagus juga nih pasarnya nyemplung ah”. Sebaliknya kalau ternyata pasarnya kurang bagus tak perlu lah ikutan. Contoh sampai saat ini AHM belum menghadirkan Zoomer untuk bersaing dengan X-Ride, karena ya pasarnya ga begitu gurih, dihantam pakai Beat Street pun sudah cukup.

Emang kalau sudah jadi market leader itu enak, ibarat jadi youtuber udah punya 10jt subscriber, bikin konten apa aja laku.

Di Indonesia ADV150 ini jelas baru, dia bahkan beda dengan induknya di Jepang secara Cc maupun bentuk, head to head dengan kompetitor pun tidak ada yang sebanding baik bentuk maupun harga. Jadi ini sama sekali akan membuat ceruk baru, teringat blue ocean strategy: “menciptakan pasar baru sehingga kompetisi menjadi tidak relevan lagi”. Saya tidak tahu apakah bagi AHM persaingan NMax-PCX itu sudah berdarah-darah sehingga pilihannya meninggalkan kompetisi tersebut dengan membuat pasar baru ADV150 ini atau justru dalam cara pandang lain ini seperti mengeroyok NMax dengan 2 motor. Ada yang berpendapat begitu tapi saya kurang setuju, mengingat ADV150 ini secara harga disetting diatas PCX.

Selanjutnya saya penasaran apakah akan ada yang tergerus? Bisa jadi PCX sendiri tergerus, semisal ada orang punya budget beli PCX lalu “mending nambah dikit dapat ADV150”. Sedang Nmax mungkin malah aman karena calon pembelinya perlu merogoh kantong agak dalam kalau mau pindah ke ADV150.

(Maaf tidak menyertakan gambar karena kalau hasil googling takut kena copyright)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *